REAKSINEWS.COM || INDRAMAYU — Pembangunan inprastruktur jembatan di Blok Kalikapur Desa kedokan Agung Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu selama 6 bulan tak kunjung selesai, Proyek dikerjakan oleh PT Eka Pratama Jaya.
Keterlambatan pekerjaan proyek tersebut, berdampak pada kerusakan jalan dan menggangu aktivitas warga sekitar, sehingga menimbulkan reaksi protes dan kekecewaan warga.
“Pembangunan jembatan yang seharusnya membuat warga merasa nyaman, kini justru menimbulkan keresahan, pasalnya pengalihan lalulintas diarahkan melewati jalan pedesaan (pemukiman) di blok Truwali desa Kedokanbunder Wetan. Kendaraan bermuatan berat memaksa melintasi jalan sekunder yang tidak di rancang untuk menahan beban berat, sehingga menimbulkan kerusakan parah”, ucap warga stempat yang tidak mau disebutkan namanya pada Sabtu (31/10/2026)
Atas hal itu, masyarakat blok Truwali yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Truwali (FKJI) meminta pertanggung jawaban kepada PT Eka Pratama rerkait kerusakan jalan sekunder atas kebijakan perusahaan tersebut. Hal itu disampaikan saat audensi, namun hasil pertdmuan itu tidak membuahkan hasil.
Audensi kesekian kalinya di gelar di Balai Pertemuan diblok Truwali Desa Kedokanbunder Wetan yang dihadiri, Danny perwakilan dari PT Eka Pratama Jaya, Aswanto selaku Lurah Desa Kedokan Bunder Wetan, Sholeh Babinsa, Dicky Kanit Intel Polsek Kedokan Bunder, Tokoh Pemuda, dan masyarakat.
Dalam audensi masyarakat yang bergabung di FKJI melayangkan tuntutan kepada Management PT Eka Pratama Jaya untuk perbaikan segera infrastruktur jalan yang rusak sepanjang 1000 meter. Kerusakan itu akibat peralihan arus, minta dikerjakan dengan hotmix.
Menurut informasi yang dihimpun media ini, sebelum memulai pelaksanaan pekerjaan sudah ada kesepakatan antara pihak pelaksana dengan Pemerintah Desa Kedokan Bunder Wetan dan dituangkan dalam berita acara kesepakatan yang ditandatangani kedua belah pihak.
Pada surat perjanjian kesepakatan pada poin tertulis bahwa: Jika terjadi kerusakan jalan yang dilewati pihak penyedia (PT Eka Pratama Jaya) siap untuk memperbaiki.
“Saya berharap ada jawaban dari pihak PT Eka Pratama Jaya untuk bertanggung Jawab”, pinta Edi salah satu Tokoh Pemuda Desa Kedokan Bunder Wetan.
Dikatakannya, kami meminta tindak lanjut yang sesuai dengan perjanjian yang sudah dibuat beberapa waktu lalu yang dituangkan dalam berita acara dan telah ditanda tangani oleh pihak – pihak, hingga sampai hari ini belum ada perbaikan dan kondisi badan jalan yang cukup memprihatinkan.
Menurut saya ini bentuk kekecewaan warga terhadap pihak PT Eka Pratama Jaya yang belum bertanggung jawab hingga hari ini.
”Saya berharap pihak perusahaan PT Eka Pratama Jaya segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut, karna dikhawatirkan akan bertambah parah jika tidak segera diperbaiki kami akan menutup pekerjaan proyek jembatan dan melakukan aksi demo,” tegas Edi.
Audensi sempat memanas dan berhasil di redam oleh pihak keamanan dan akhirnya Danny perwakilan dari PT Eka Pratama Jaya menandatangani surat tuntutan dan memastikan putusan serta hasilnya sampai hari Senin lusa.
Penulis : ( Sudi Aji )




































