REAKSINEWS.COM || KOTA SUKABUMI – Forum Kota Sehat (FKS) Kota Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Pokja IV TP PKK Kota Sukabumi, serta Forum Kelurahan Sehat. Kegiatan tersebut menjadi langkah penguatan kolaborasi lintas sektor untuk memenuhi indikator kehidupan masyarakat sehat dan mandiri.
Ketua FKS Kota Sukabumi Ranty Rachmatillah menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program Kota Sehat dapat berjalan terpadu dan memberikan dampak langsung terhadap perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, perubahan tersebut harus dimulai dari keluarga, lingkungan, hingga kawasan tempat masyarakat beraktivitas.
“Kolaborasi lintas sektor harus dijalankan secara terpadu agar program Kota Sehat benar-benar berdampak pada perubahan perilaku masyarakat,” ujar Ranty Rachmatillah.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Ida Halimah menekankan pentingnya akurasi data kesehatan sebagai dasar evaluasi dan penentuan intervensi. Data yang valid menjadi syarat utama untuk memastikan capaian setiap indikator Kota Sehat dapat diverifikasi secara tepat.
Untuk itu, pihaknya mendorong penguatan koordinasi, tindak lanjut perbaikan data, serta komitmen seluruh pihak dalam mempercepat pemenuhan indikator. Langkah ini diarahkan untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang sehat dan mandiri.
Peran Forum Kelurahan hadir sebagai ujung tombak pembinaan dan pendampingan masyarakat di tingkat lingkungan. Melalui koordinasi bersama Dinkes dan TP PKK, forum ini diharapkan mampu menggerakkan warga dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menjaga lingkungan, serta mendukung program kesehatan keluarga.
Rapat koordinasi ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah, kader PKK, forum kelurahan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan sehat di seluruh wilayah Kota Sukabumi.
(Ebes)




































