REAKSINEWS.COM || LEBAK – Para pedagang di pasar tradisional Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengeluhkan menurunnya pendapatan dalam beberapa waktu terakhir.
Sepinya pembeli dirasakan hampir di semua los, mulai dari pedagang sembako, pakaian hingga sayur-mayur. Kondisi ini berdampak langsung pada omset harian yang terus merosot.
Salah satu faktor yang disorot adalah menurunnya daya beli masyarakat di pasar rakyat. Secara umum, penurunan daya beli ini dipicu oleh tekanan ekonomi makro, stagnasi pendapatan, serta pergeseran kultur belanja masyarakat yang kini lebih banyak beralih ke platform digital dan marketplace.
Menyikapi hal tersebut, pemerintah berkomitmen untuk terus mencari solusi konkret agar pasar rakyat tetap bertahan dan bergairah.
Dikatakan Yani Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak bahwa pemerintah akan segera menyiapkan solusi, untuk menyikapi persoalan ini, solusi utama yang akan didorong pemerintah ke depan adalah dengan menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Menyalurkan bantuan sosial dan subsidi yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, serta membantu para pedagang beradaptasi melalui inovasi penjualan, termasuk digitalisasi pasar rakyat.
Dengan langkah tersebut, diharapkan pasar tradisional di Rangkasbitung kembali ramai dan ekonomi kerakyatan kembali pulih.
(Na)




































