REAKSINEWS.COM || JAMPANGKULON, SUKABUMI – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagraksari, Desa Nagraksari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, menggelar sosialisasi dan uji organoleptik di Aula Kantor Desa Nagraksari, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPTD Dalduk KB Kecamatan Jampangkulon Irma Puspayani, Kepala Desa Nagraksari Nurman Saleh, Babinsa Desa Nagraksari, para kader Posyandu, jajaran SPPG Nagraksari, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kepala UPTD Dalduk KB Kecamatan Jampangkulon, Irma Puspayani, mengatakan koordinasi dalam pelaksanaan program dan distribusi kepada sasaran penerima manfaat terus dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.
Menurutnya, koordinasi tersebut mencakup berbagai wilayah yang memiliki sasaran penerima manfaat, baik dari unsur sekolah maupun kelompok penerima manfaat lainnya.
“Alhamdulillah, sampai saat ini kegiatan dan koordinasi dengan sasaran terus berjalan. Kami juga sudah mulai melakukan persiapan dan mengumpulkan peserta untuk pelatihan,” ujar Irma.
Ia berharap SPPG terus meningkatkan kinerja dan terbuka terhadap berbagai saran serta masukan dari wilayah yang menjadi sasaran program di Kabupaten Sukabumi.
Hal tersebut dinilai penting agar pelayanan, distribusi, serta pelaksanaan program dapat terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat.
Irma menambahkan, dukungan dari berbagai pihak juga diperlukan dalam menunjang pelaksanaan program. Koordinasi dan pelaporan dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pemantauan serta evaluasi kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dapur SPPG Nagraksari, Inshan Padillah, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu hal yang perlu terus diperhatikan ke depan.
Menurutnya, peningkatan tersebut antara lain dapat dilakukan melalui penyediaan menu yang lebih variatif dengan tetap memperhatikan nilai gizi bagi penerima manfaat.
Selain itu, koordinasi dan kerja sama antarpihak juga perlu diperkuat, termasuk dengan kader Posyandu, pihak sekolah, serta unsur kewilayahan.
“Koordinasi dan kerja sama ini penting agar pengawasan serta keamanan pangan dapat dilakukan secara kolektif. Dengan demikian, makanan yang diberikan kepada penerima manfaat dapat dipastikan aman, layak, dan memenuhi standar untuk dikonsumsi,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Nagraksari Nurman Saleh berharap dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan dapat terus ditingkatkan, sehingga setiap tahapan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga menekankan pentingnya penyampaian informasi serta dukungan yang dilakukan secara tepat, transparan, dan merata kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
“Kami berharap setiap aspek pelaksanaan kegiatan dapat memenuhi kelayakan dan ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Dengan adanya sosialisasi, koordinasi, serta uji organoleptik tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan program, khususnya dari aspek pelayanan, distribusi, peningkatan kualitas menu, serta keamanan pangan bagi penerima manfaat.
Dev




































