REAKSINEWS.COM || TANGERANG – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un…Perjuangan panjang sepasang Pekerja Migran Indonesia (PMI) berakhir duka. Gopar (46), yang sebelumnya dilaporkan sempat menjalani perawatan kritis hingga koma di salah satu rumah sakit di Arab Saudi, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada akhir Oktober 2026, jauh dari tanah kelahiran dan pelukan keluarga.
Sang istri tercinta, Isoh (44), yang selama berbulan-bulan pantang menyerah memperjuangkan kepulangan suaminya, kini harus menerima kenyataan paling pahit dalam hidupnya: Berangkat berdua, pulang sendirian.
Berkat kolaborasi intensif Sekretariat Bersama Tindak Pidana Perdagangan Orang Republik Indonesia (Sekber TPPO RI) bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi serta berbagai pihak terkait, upaya pemulangan pasangan suami istri tersebut akhirnya membuahkan hasil.
Pada Kamis (5/11/2026), Isoh dan jenazah almarhum Gopar mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan penerbangan terpisah. Satu pesawat membawa istri yang masih hidup dengan hati hancur, satu pesawat lain membawa jenazah suami yang sudah kaku dalam peti.
Suasana haru pecah. Isak tangis keluarga menyambut kedatangan Isoh dan jenazah almarhum di rumah duka. Tanpa menunggu lama, prosesi pemulasaraan dan pemakaman almarhum Gopar langsung dilaksanakan pada hari yang sama.
SEKBER TPPO RI: KAMI KAWAL SAMPAI LIANG LAHAT!
Di sela-sela prosesi pemakaman yang penuh air mata, perwakilan dari Posko Pengaduan DpNews Indonesia yang kini terintegrasi dengan Sekber TPPO RI, Abel Abdul Rouf (Doel), yang didampingi langsung oleh Reni Angggareni ( N.S ) Divisi Humas Antar Lembaga Sekber TPPO RI, menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang mengawal proses kepulangan pahlawan devisa tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan Ibu Isoh serta almarhum Bapak Gopar. Berkat kesolidan dan kerja sama yang erat, harapan ini dapat terwujud meskipun kita harus menerima kenyataan pahit bahwa Bapak Gopar mengembuskan napas terakhirnya di Arab Saudi,” ujar Abel kepada awak media reaksinews.com dengan mata berkaca-kaca.
Abel juga secara khusus menyampaikan apresiasinya kepada perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi, termasuk Bapak Ibda dan rekan-rekan jajaran diplomatik, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami haturkan kepada Bapak Ibda dan rekan sejawat di sana, BP3MI Jawa Barat, yang turut berjuang tanpa lelah. Kerja sama sinergis inilah yang memungkinkan seluruh proses penanganan hingga pemulangan dapat terlaksana dengan baik.
Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada anggota Sekber TPPO RI bapak Yusup yang ada di Taif Saudi yang selalu eksis membantu para PMI yg kena beragam maslah di sana dan pihak Desa Cimahi yang sudah membantu secara administrasi soal surat menyurat plus pihak BAZNAS Kab Sukabumi yang sudah membantu memberikan pasilitas Ambulance nya.
Smoga segenap kebaikan semua pihak dibalas oleh Allah SWT/Tuhan YME dengan balasan yang setimpal. Aamiin
PESAN TERAKHIR DARI PAUL KETUA SEKBER TPPO RI UNTUK NEGARA:
Paul: Ketua Sekber TPPO RI, berujar bahwa Kepergian Gopar menjadi pengingat paling memilukan bagi kita semua. Bahwa di balik angka devisa triliunan rupiah, ada nyawa-nyawa anak bangsa yang dipertaruhkan di negeri orang.
Gopar bukan sekadar angka statistik PMI. Dia adalah seorang suami, seorang ayah, seorang anak yang berangkat dengan mimpi membahagiakan keluarga, tapi pulang hanya tinggal nama.
SekBer TPPO RI menegaskan akan terus mengawal hak-hak keluarga almarhum, termasuk hak santunan, asuransi, dan hak-hak ketenagakerjaan lainnya agar Isoh tidak berjuang sendirian.
Selamat jalan, Pahlawan Devisa. Semoga husnul khotimah, diterima amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Al-Fatihah untuk Almarhum Gopar.
PMI asal Kampung Cikondang 2 Desa Cimahi Kecamatan Cicantayan Kab Sukabumi, Smoga Husnul khatimah. Aamiin
TimRed




































