REAKSINEWS.COM || KOTA SUKABUMI Persoalan sampah di Kota Sukabumi kembali memanas. Puluhan truk pengangkut sampah tertahan setelah akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul diblokade warga yang menggelar aksi unjuk rasa.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat yang menilai persoalan sampah di kawasan Cikundul hingga kini belum kunjung mendapatkan penyelesaian yang tuntas.
Akibat aksi blokade itu, kendaraan pengangkut sampah tidak dapat leluasa memasuki area TPA.
Kondisi tersebut juga menimbulkan pemandangan yang kurang sedap sekaligus memperburuk situasi di sekitar lokasi aksi, terutama dengan munculnya aroma tidak sedap dari tumpukan sampah.
Warga yang mengatasnamakan diri Forum Masyarakat Korban Sampah (FMKS) Elong menyatakan aksi tersebut merupakan akumulasi kejengkelan masyarakat terhadap persoalan sampah yang terus berlarut.
FMKS mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan sampah, bukan sekadar melakukan penanganan sementara.
Masyarakat berharap persoalan yang telah berulang kali dikeluhkan tersebut segera mendapatkan solusi yang jelas dan berkelanjutan.
Sebab, persoalan sampah tidak hanya menyangkut kebersihan kota, tetapi juga berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kondisi lingkungan warga di sekitar TPA Cikundul.
Blokade akses TPA Cikundul menjadi sinyal kuat bahwa persoalan pengelolaan sampah membutuhkan penyelesaian serius dan cepat agar tidak kembali memicu keresahan di tengah masyarakat.




































